Saturday, May 19, 2012

STOP MEROKOK! Kenapa???


Selain bisa menyebabkan kematian dan berbagai komplikasi penyakit lainnya. Remaja yang sudah merokok diketahui bisa memicu berbagai masalah yang muncul. Berikut performa remaja si perokok. Merokok saat remaja membuatnya berisiko kena masalah kesehatan yang serius karena masih berada pada usia pertumbuhan. Rokok ini tidak hanya menyebabkan masalah kesehatan pada tingkat fisik namun juga emosionalnya.
Para ahli mengungkapkan risiko kesehatan merokok pada remaja jauh lebih buruk dibanding dengan orang dewasa yang merokok. Berikut ini beberapa masalah yang bisa muncul jika remaja merokok:
1.      Mengganggu performa di sekolahRemaja yang merokok akan mengalami penurunan dalam nilai olahraganya karena tidak bisa berjalan jauh atau berlari cepat seperti sebelum merokok. Jika ikut ekstrakulikuler musik akan membuatnya tidak maksimal saat main musik, serta menurunkan kemampuan memori otaknya dalam belajar yang bisa mempengaruhi nilai-nilai pelajarannya.
2.      Perkembangan paru-paru terganggu
Tubuh berkembang pada tahap pertumbuhannya, dan jika seseorang merokok pada periode ini bisa mengganggu perkembangan paru-parunya. Terlebih jika remaja merokok setiap hari maka bisa membuatnya sesak napas, serta batuk yang terus menerus, dahak berlebihan dan lebih mudah terkena pilek berkali-kali.
3.      Lebih sulit sembuh saat sakit
Ketika remaja sakit maka mereka akan lebih sulit baginya untuk bisa kembali sehat seperti semula karena rokok mempengaruhi sistem imun di dalam tubuh. Rokok ini juga memicu masalah jantung di usia muda serta mengurangi kekuatan tulang.
4.      Kecanduan
Remaja yang merokok cenderung jauh lebih mungkin menjadi kecanduan terhadap nikotin yang membuatnya lebih sulit untuk berhenti. Saat ia memutuskan untuk berhenti merokok, mka gejala penarikan seperti depresi, insomnia, mudah marah dan masalah mentalnya bisa berdampak negatif pada kinerja sekolah serta perilakunya.
5.      Terlihat lebih tua dari usianya
Orang yang mulai merokok di usia muda akan mengalami proses penuaan lebih cepat, ia akan memiliki garis-garis di wajah serya kulit lebih kering sehingga penampilannya akan lebih tua dibanding usianya.

NB: jika anda seorang perokok? ayo mulai sekarang stop merokok, demi kesehatan anda. jika anda tidak bisa menhentikan kebiasaan anda? mulailah menguranginya sedikit demi sedikit,, gantilah dengan sesuatu yang lebih bermanfaat. dan bagi anda yang belum merokok? jangan sekali kali mencobanya
"gambar oleh google"

Friday, May 18, 2012

Sperma Sehat


Banyak pria yang tidak menyadari bahwa kegiatan sehari-hari yang dilakukannya dapat berbahaya bagi sperma, yang berpotensi menyebabkan infertilitas atau kemandulan. Begini caranya menjaga sperma agar tetap sehat dan gesit. Kesehatan sperma dinilai dari jumlah sperma, motilitas (gerakan), morfologi (bentuk dan struktur sperma) dan volume (volume total ejakulasi).
Pria yang sehat akan memproduksi 70-150 juta sperma per hari. Sperma ini terdapat dalam air mani yang mana rata-rata volume air mani normal yang dihasilkan pada ejakulasi adalah 2-5 ml (setengah sampai 1 sendok makan ukuran Inggris). Kegiatan seperti mandi uap, sauna dan menghabiskan lebih dari 30 menit dalam bak air bersuhu 40 derajat celsius atau lebih, juga dapat menurunkan jumlah atau merusak kualitas sperma.
Naik sepeda terlalu lama akan menaikkan suhu skrotum dan mempengaruhi produksi sperma. Seringlah berhenti untuk istirahat saat bersepeda, agar skrotum beberapa derajat lebih rendah dari suhu tubuh, itu lebih baik. Ganti pakaian ketat dengan celana boxer, walaupun tidak seksi tapi boxer menawarkan lebih banyak udara mengalir ke skrotum. Juga, jangan menggunakan laptop di pangkuan Anda. Untuk tetap aman, yang terbaik adalah melakukan uji analisis air mani di laboratorium, sehingga perubahan gaya hidup tertentu dapat dibuat untuk meningkatkan kesehatan sperma Anda dari waktu ke waktu.

Ini beberapa cara bagaimana menjaga sperma agar tetap sehat!
1.      Zinc (zat seng) yang terkandung dalam pisang, tiram dan almond, merupakan alat bantu sintesis testosteron dan dapat meningkatkan jumlah sperma, motilitas dan volume.
2.      Ahli gizi mengatakan makanan dengan kadar tinggi vitamin A (wortel, susu, keju, telur), vitamin C (jeruk, stroberi, brokoli) dan vitamin E (kacang tanah, bayam, kacang almond, hazelnut) juga dapat mengoptimalkan kesehatan sperma.
3.      Selenium yang banyak terdapat pada makanan seperti bawang putih dan Lycopene pada makanan seperti tomat dan semangka, dapat membantu mencegah kerusakan oksidatif pada sperma.

Waspada "Racun" Penis


Paparan racun kimia yang bisa ditemui dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya merusak kualitas sperma. Secara fisik yang kasat mata, ukuran kemaluan lelaki juga bisa memendek karena racun-racun yang berasal dari industri tersebut. Sebuah lembaga pengawas racun lingkungan, EcoWaste Coalition memperingatkan bahwa paparan bahan kimia yang berasal dari industri makin mengancam kesehatan. Baik pada laki-laki maupun permepuan, racun-racun tersebut bisa merusak sistem reproduksi.
Para ahli dari lembaga ini menggolongkan racun-racun tersebut dalam kelompok Endocrine Disrupting Chemicals (EDC) atau bahan kimi perusak sistem endokrin. Termasuk dalam kelompok ini adalah Bisphenol A (BPA), Poly Chlorinated Biphenyl (PCB), paraben dan phthalates. Racun BPA banyak ditemukan dalam produk berbahan plastik, kemasan makanan olahan serta struk belanja. PCB banyak terdapat di produk elektronik, sedangkan paraben dan phthalates ada di produk-produk perawatan sehari-hari seperti sabun dan shampoo.
Selama ini, ancaman dari bahan-bahan tersebut lebih banyak dikaitkan dengan kerusakan sperma dari sisi kualitas maupun kuantitas. Meski tidak kelihatan, kerusakan itu sangat menakutkan karena bisa bisa membuat laki-laki tidak mampu menghasilkan keturunan. Namun para ahli tersebut mengingatkan, ancaman bahayanya bisa lebih serius antara lain membuat ukuran penis makin pendek. Semakin sering dan banyak terkena paparan bahan-bahan tersebut, kemaluan laki-laki semakin terancam jadi lebih pendek.

Ejakulasi dan Ejakulasi Dini


Ejakulasi merupakan salah satu bagian penting yang dialami laki-laki saat melakukan hubungan seks. Tapi bisakah seseorang melihat tanda-tanda pria akan mengalami ejakulasi? Saat ini masih banyak kesalahan informasi mengenai respons seksual laki-laki. Hal yang penting adalah ejakulasi dan orgasme pada laki-laki merupakan dua kejadian yang terpisah.
Laki-laki umumnya mengalami rangkaian 3 peristiwa berbeda saat berhubungan seks yaitu emisi, ejakulasi dan orgasme. Pada tahap emisi ada kontraksi otot dan air mani didorong ke dasar uretra (saluran yang mana urin dan ejakulasi keluar pada ujung penis). Tahap kedua adalah ejakulasi yang mana air mani didorong keluar dari penis, dan tahap ketiga adalah orgasme yang mengacu pada pengalaman subyektif yang kadang terjadi bersamaan dengan ejakulasi.
Laki-laki kadang tidak menyadari kapan ia akan mengalami ejakulasi. Namun ada beberapa tanda yang menunjukkan ejakulasi akan datang meski setiap laki-laki berbeda dan kadang tidak selalu sama.
Berikut tanda-tandanya,
1. Sebelum ejakulasi, beberapa orang menggambarkan perasaan seperti 'menggelitik' sementara yang lainnya merasa seperti berada di puncak
2. Mengalami praejakulasi atau disebut juga dengan pre-cum.
3. Testis dan skrotum terasa seperti membesar dan semakin mendekati tubuh.
4. Tiba-tiba mengalami ketegangan di dalam tubuh beberapa saat sebelum ejakulasi.
5. Terjadi perubahan dalam bernapas.

          Selain tanda tersebut, beberapa orang kadang memiliki gejala tambahan lainnya seperti lebih banyak berkeringat, cara gerak badan tertentu atau ada yang mulai bersenandung sebelum ejakulasi. Umumnya orang yang masih muda atau baru melakukan hubungan seks agak sulit mengenal tanda-tanda akan datangnya ejakulasi, tapi semakin banyak dan baik seseorang melakukan hubungan seks maka ia akan mahir 'membaca' sinyal dari tubuhnya.


Ejakulasi Dini



Ejakulasi dini atau masalah gangguan ereksi adalah hal yang paling menakutkan bagi pria. Ada tiga cara yang dapat mencegah ejakulasi dini sehingga pria bisa terhindar dari kecemasan dalam berhubungan. Menghindari ejakulasi dini dapat sangat berguna dalam kehidupan seorang pria. Karena pria dengan ejakulasi dini dianggap tak bisa membahagiakan pasangannya dan bisa menyebabkan stres.
Untuk mencegah terjadinya ejakulasi dini, ada tiga cara yang dapat dilakukan yaitu:
1.      Membiasakan diri dengan sensasi
Masalah pada pria yang menderita ejakulasi dini adalah kewalahan menghadapi sensasi di dalam vagina dan ketika berhubungan seks, ini menyebabkan mereka mencapai klimaks sebelum waktunya. Hal ini tidak mengherankan bagi pria yang sering melakukan masturbasi. Mereka terbiasa dengan sensasi tangan, dan pengalaman seks sesungguhnya akan membuat mereka lebih mudah terangsang.
Cara yang tepat bila seorang pria memiliki pengalaman seperti ini adalah membiasakan diri dengan sensasi yang ditimbulkan ketika berhubungan seks. Mulailah dengan pembicaraan yang santai, dengan demikian si pria akan berada pada posisi yang jauh lebih baik dan menjadi lebih akrab selama melakukan hubungan seks.

2.      Mengendalikan rangsangan
Ketika sedang berhubungan seks, pikiran kita dapat terpacu ibarat melempar bensin ke dalam api, menyebabkan kita mencapai klimaks sebelum siap. Salah satu cara untuk mencegah ini adalah mengendalikan diri dengan berfokus pada sensasi yang dirasakan saat itu.
Luangkan waktu sebentar dan rasakan bagaimana kulit saling bersentuhan. Cobalah fokus pada hal tersebut dan fokus pada pernapasan. Ketika dapat belajar untuk mengalihkan perhatian ke daerah-daerah seperti ini selama berhubungan seks, maka ejakulasi dini dapat terhindarkan.

3.      Dorong dan berhenti
Pria yang menderita ejakulasi dini cenderung menarik diri dan berhenti ketika mereka merasa tidak dapat tahan lagi. Tetapi ada alternatif lain yang dapat sangat menyenangkan bagi pasangan. Ketika mendorong lebih dalam ke dalam vagina wanita, maka bagian penis yang masuk lebih dalam pula dan menyebabkan rangsangan pada penis berkurang. Hal ini sendiri akan membantu bertahan lebih lama, dan juga ada bonus lagi di sini. Sang pria juga akan memberi lebih banyak kesenangan pada pasangannya dengan menggiling kemaluan tulang, hal itu dapat merangsang klitoris dan membantunya untuk klimaks lebih cepat, serta membantu menangani masalah ejakulasi dini.

Ada banyak faktor yang membuat kemaluan pria jadi loyo. Dahulu, para dokter percaya bahwa disfungsi ereksi disebabkan karena masalah psikologi seperti depresi. Namun saat ini, diketahui bahwa 90 persen penyebab loyonya Mr P adalah karena faktor fisik dan faktor eksternal seperti makanan dan obat-obatan.

Monday, May 14, 2012

Manfaat Olahraga Untuk Wanita


Orgasme
Para peneliti mewawancarai ratusan wanita dan menemukan bahwa para wanita dapat merasakan orgasme dengan rajin berolahraga. Beberapa jenis olahraga diketahui memiliki manfaat yang signifikan untuk kesehatan dan meningkatkan kehidupan seksual perempuan juga.

Tubuh sehat
Kepuasan paling besar yang Anda dapatkan dari olahraga adalah manfaat kesehatan. Peneliti baru-baru ini menegaskan bahwa berlari merupakan olahraga terbaik untuk memperoleh aktivitas otot kardio tinggi yang baik untuk kesehatan Anda.
Mulailah berlari dengan kecepatan rendah dan tingkatkan kecepatan perlahan-lahan sesuai jam terbang Anda. Anda mungkin tidak merasakan efeknya dengan segera, tapi para ilmuwan mengatakan bahwa tingkat kebugaran Anda akan meningkat dari waktu ke waktu dengan melakukan olahraga lari.

Suasana hati
Penelitian menunjukkan bahwa olahraga bekerja sama dengan baik sebagai obat untuk gangguan kecemasan dan depresi. Aktivitas fisik tampaknya mempengaruhi beberapa bahan kimia dalam sistem saraf, yaitu norepinefrin dan serotonin yang menjadi sasaran obat antidepresan, serta neurotrophin pada otak, yang mengirimkan sinyal ke otak mengenai suasana hati. Olahraga juga dapat meningkatkan pikiran positif seseorang.

Percaya diri
Orang yang rajin berolahraga pasti akan percaya diri dengan penampilannya karena tidak pernah mengkhawatirkan timbunan lemak di perutnya. Saat Anda berolahraga, cobalah untuk fokus pada terhadap keadaan tubuh yang Anda inginkan.

Optimistis
Optimisme telah berulang kali dikaitkan dengan sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat, panjang umur, kualitas hidup yang lebih tinggi, dan sejumlah manfaat kesehatan lainnya. Selain dapat meningkatkan pikiran positif, para peneliti juga menemukan bahwa olahraga dapat mendorong efektivitas diri yang dapat memunculkan sikap optimistis.